Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Melalui Sektor Pariwisata
Desa Tani Bhakti Samboja Kembangkan Sektor Pariwisata
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Desa Tani Bhakti Kecamatan Samboja Barat, Kabupaten Kukar yang berdekatan
dengan Kota Balikpapan dan IKN menjadi peluang besar bagi pemerintah desa,
untuk melakukan pengembangan sektor pariwisata.
Kepala Desa Tani Bhakti Abdul Rasyid
mengatakan, pemerintah desa memiliki rencana untuk melakukan pengembangan
agrowisata, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan sinergi baik dengan
pemerintah daerah, dunia usaha, maupun lainnya, dan membutuhkan waktu tidak
sebentar.
"Kedepan kita ingin buat agrowisata,
namun progresnya saat ini masih proses sertifikasi, hal ini sudah mendapat
rekomendasi dari Kabupaten," kata Abdul Rasyid kepada Poskotakaltimnews,
Jum'at (19/5/2023)
Sementara lahan yang akan dibuat untuk
agrowisata ada sekitar 5 hektare, dan agribisnisnya sekitar 10 hektare. Untuk
agrowisata rencannya akan ditanami sejunlah tanaman, buah buahan, sedangkan
agribisnis akan dtanami pohon kelapa.sawit, pala wija, dan peternakan.
"Saya menargetkan, dimasa kepemimpinan
ini Insya Allah sudah mulai berjalan, untuk pengembangan destinasi
wisata," sebutnya
Ia juga menyebutkan, di Desa Tani Bhakti ada
destinasi wisata yang dikelola swasta sudah berjalan, destinasi wisata tersebut
yakni Lamin Etam Ambors. Obyek wisata tersebut merupakan wahana outbound dan
pemancingan.
"Ini sudah berjalan, dan banyak
wisatawan yang berkunjung ke desa kami, khususnya di Lamin Etam Ambors itu.
Karena Samboja juga berdekatan dengan Balikpapan dan IKN, jadi setiap hari
libur banyak wisatawan yang berkunjung ke sini," ungkapnya
Dirinya berharap, dengan berkembangnya sektor
pariwisata di Desa Tani Bhakti, bisa memperkenalkan Tani Bhakti lebih luas,
penyerapan dan pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM). Sehingga bisa berdampak
terhadap perkonomian masyarakat.
"Kita harus menyiapkan diri, ketika
nanti Samboja lepas dari Kukar diambil IKN, kita sudah siap semuanya,"
pungkasnya.(riz/adv)